Plak Gigi bisa Dibasmi dengan Tanaman Khas Indonesia ini!

Teman-teman pasti tidak asing kan dengan istilah plak gigi? Plak gigi adalah lapisan lunak berupa biofilm kekuningan yang terbentuk akibat adanya penumpukan bakteri yang hidup di gigi. Jika akumulasinya tidak terkontrol, plak dapat menyebabkan penyakit gigi berlubang dan berbagai penyakit gusi, seperti gingivitis (pembengkakan) dan periodontitis (kerusakan). Ternyata, ada satu tanaman Indonesia yang efektif membasmi plak gigi, namanya tanaman Temu Kunci!

Kartun Temu Kunci
Kartun temu kunci

Siapa sangka, bumbu dapur khas Indonesia yang biasa ditemukan dalam masakan rebusan bayam ini juga berkhasiat menjaga kesehatan mulut dan gigi kita lho. Tanaman yang berasal dari Jawa Barat ini mengandung senyawa panduratin A yang bersifat antibakteri dan dapat melawan pembentukan plak pada gigi.

Penemuan khasiat tanaman Temu Kunci didapatkan dari penelitian yang dipimpin oleh Yanti, Ph.D., staf pengajar Fakultas Teknobiologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, bersama tim dari Institut Pertanian Bogor dan Yonsei University Korea. Para peneliti melihat adanya ketimpangan masyarakat untuk membersihkan karang gigi di dokter karena menghasilkan efek samping gigi rapuh dan sensitif. Dilatarbelakangi keinginan untuk mencari pengobatan alternatif bagi kesehatan gigi dan mulut, dipilihlah Temu Kunci sebagai tanaman rimpang yang aman dikonsumsi, memiliki ketersediaan di pasar tinggi, dan harga yang murah sehingga dapat dikembangkan menjadi produk yang terjangkau nantinya.

temu kunci
Tanaman temu kunci. Sumber: Can Stock Photo

Ternyata, kemampuan Temu Kunci untuk melawan biofilm pembentuk plak sangatlah berpotensi. Daya anti-biofilmnya bahkan menyaingi chlorohexidine gluconate, antiseptik mulut yang digunakan sebagai obat kumur. Karena sifatnya yang juga merupakan antibakteri, Temu Kunci dapat bekerja efektif dalam mencegah pembengkakan gusi (gingivitis). Melihat hasil yang positif tersebut, dilakukan berbagai penelitian lanjutan untuk meneliti potensi terpendam lainnya dari tanaman Temu Kunci dan kandungan panduratin A. Salah satu hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sedang dikembangkannya tanaman Indonesia ini menjadi produk permen karet.

Sayangnya, tanaman yang menjadi bagian legenda Sunda “Dayang Sumbi” ini belum dibudidayakan secara luas di Indonesia. Kandungan Temu Kunci belum tergaransi karena tidak terstandarisasi oleh pemerintah Indonesia dan belum ada sentral budi dayanya seperti tanaman temulawak. Sebagai rakyat dari negara yang sangat kaya akan tanaman herbalnya, yuk tingkatkan kepedulian kita terhadap produk alami Indonesia!

Mau tahu lebih detail?
Dengarkan wawancara kami dengan Yanti, Ph.D. disini!

atau baca publikasi lengkapnya disini

berlake

Artikel ini ditulis oleh Daniesa Putri Widodo, Odelia Levana, Romanos Albert Adhitya I., dan Stevany Tiurma Br Sormin sebagai salah satu proyek dalam mata kuliah Komunikasi Sains. Mereka adalah mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Teknobiologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Yanti, Ph.D. mengenakan baju putih dalam foto ini.

Editor: Watumesa Tan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s