Ciptakan Udara Bersih dengan Tanaman Asoka

Bayangkan saat Anda sedang menunggu kendaraan umum, dan tiba-tiba sebuah bus lewat menderu-deru dan meninggalkan asap hitam tebal. Bagi kebanyakan orang, kejadian tersebut tentu saja merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan, namun faktanya inilah hal yang kerap dirasakan oleh penduduk daerah perkotaan seperti Jakarta.

maskerPerangkat wajib penduduk perkotaan. Sumber: bintang.com

Yang mencemaskan, asap kendaraan bermotor dapat membahayakan kesehatan jika terhirup secara berlebihan. Mengapa? Hal ini dikarenakan asap kendaraan bermotor mengandung berbagai macam senyawa beracun, salah satunya fenantrena.

Fenantrena tidak hanya dihasilkan oleh kendaraan bermotor tetapi juga didapatkan dari asap rokok, hasil pembakaran sampah dan batu bara.

Orang yang tinggal di daerah perkotaan dan perindustrian beresiko lebih besar untuk terpapar senyawa ini. Padahal, paparan fenantrena dalam jangka panjang akan meningkatkan peluang timbulnya penyakit kanker dan gagal jantung.

Untungnya, ada cara sederhana yang dapat kita lakukan untuk mengurangi polusi fenantrena, yaitu dengan menanam bunga Asoka.

asokaBunga Asoka. Sumber: https://plants.ces.ncsu.edu/plants/all/ixora-coccinea/

Bunga Asoka (Ixora sp.) sering kita temui di lingkungan karena tanaman ini tumbuh dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia. Di Indonesia, tanaman ini sering digunakan untuk menghiasi pagar atau pekarangan rumah.

Tanaman yang berasal dari India ini ternyata memiliki fungsi hebat, lebih dari sekadar penghias lingkungan. Sekelompok peneliti dari Universitas Chulalongkorn di Thailand menemukan bahwa tanaman Asoka efektif dalam menurunkan kadar fenantrena di udara. Tanaman ini dapat mengikat fenantrena dalam jaringan tubuhnya sehingga sirkulasi fenantrena bebas di udara pun berkurang.

Dalam penelitian mereka, Waight dan kawan-kawan menyatakan bahwa tanaman Asoka merupakan tanaman terbaik dalam mengatasi polusi karena luas daunnya cukup besar dan memiliki kandungan lilin yang tinggi sehingga dapat menangkap fenantrena di udara dalam jumlah besar.

Yang menarik, kemampuan ini turut terkait pada bakteri yang tumbuh pada permukaan daun Asoka. Bakteri yang tumbuh akan “memakan” fenantrena pada permukaan daun demi menjaga kelangsungan hidupnya.

Kesimpulannya, tanaman Asoka dapat menjadi sarana yang sangat baik dalam membersihkan udara kita dari senyawa berbahaya. Dengan memanfaatkan tanaman ini, lingkungan kita tidak hanya menjadi cantik tetapi juga sehat. Jadi tunggu apa lagi, mari kita budidayakan tanaman Asoka di lingkungan kita!

 

Artikel ini ditulis oleh Irrangga Ariskhan, Adiel Jessen Angarmona, Vania Dominika, dan Joshua Muliawan sebagai tugas akhir mata kuliah Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Bioremediasi. Mereka adalah mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Teknobiologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s